SLB Aulia Azzahra | Kuningan
Cooking Day merupakan program unggulan di SLB Aulia Azzahra Kabupaten Kuningan. Program cooking day ini rutin dilaksanakan satu minggu sekali, dimana siswa/i diajarkan keterampilan memasak serta menyajikan makanan/minuman dengan baik. Siswa/i SLB Aulia Azzahra memiliki keterampilan dalam mengolah makanan dan minuman. Beberapa produk makanan dan minuman telah dihasilkan dan dipasarkan, diantaranya roti mayo dan aneka minuman kopi.
Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, S.H., M.H. telah mencicipi produk siswa/i kami yakni minuman kopi yang kami beri nama “Discapacita”, diambil dari bahasa spanyol yang berarti disabilitas. Discapacita memiliki empat varian yaitu morena, amargo, matcha dan blanca.

Keterampilan memasak adalah salah satu keterampilan hidup yang sangat bermanfaat. Sehingga belajar memasak sebaiknya mulai diperkenalkan kepada anak sejak dini. Banyak manfaat yang dihasilkan dari belajar memasak, antara lain :
- Menstimulasi kognisi, saat belajar memasak tercipta komunikasi antara anak dan pengajar. Ada bahan percakapan yang berbeda pada setiap kegiatan. Dari kegiatan ini akan merangsang fungsi kognitif anak untuk terbiasa berpikir.
- Menstimulasi sensorik, melalui proses memasak anak bisa belajar mengamati, menyentuh, mendengarkan dan membaca. Indra penglihatan (melihat berbagai perlengkapan memasak), indra pendengaran (mendengar suara makanan yang diolah), indra peraba (menyentuh, menguleni), indra penciuman (mencium aroma makanan) dan indra perasa (mencicipi makanan).
- Melatih konsentrasi dan daya ingat, dalam kegiatan memasak, anak belajar mengikuti resep dan tahapan memasak , ini akan melatih anak untuk belajar menghafal.
- Menstimulasi emosi anak, ketika anak berhasil membuat makanan/minuman, hal ini dapat menumbuhkan rasa bangga apalagi jika mendapatkan pujian. Dengan demikian, kepercayaan diri anak akan tumbuh.
- Mengasah keterampilan berhitung dan berbagai pengetahuan, belajar memasak dapat melatih untuk meningkatkan kemampuan anak dalam mengukur, mengamati, menghitung, dan memprediksi suatu hal sehingga terlatih untuk lebih detail dan teliti.
- Meningkatkan pemahaman, selama proses memasak akan banyak pengetahuan yang dapat diajarkan kepada anak lebih mendalam seperti kegunaan berbagai macam bahan makanan.
- Membuat terampil, memasak adalah keterampilan dasar untuk bertahan hidup. Mengajarkan memasak pada anak sejak usia dini dapat menjadi bekalnya saat dewasa kelak. Anak jadi lebih terampil sehingga ketika usia dewasa anak bisa hidup mandiri.


